Perangkap Judi Rolet Yang Perlu Di Hindari

rolet

Pernahkah anda melewati sebuah meja rolet yang ada di casino dan sekilas melihat papan histori hasil putaran sebelumnya yang sudah lima kali menunjukkan hasil merah dan tiba tiba muncul di pikiran anda untuk memasang angka hitam pada putaran selanjutnya? Jika pernah maka anda perlu mengkhwatirkan alasan dan tindakan anda di balik itu dan sebenarnya telah masuk ke dalam perangkap judi rolet yang cukup berbahaya. Perangkap ini tidak ada hubungannya dengan casino atau bukan buatan casino tetapi merupakan perangkap dari pikiran anda sendiri dan anda terjebak olehnya. Fenomena ini di kenal dengan istilah inggrisnya yang di sebut gambler fallacy atau kekeliruan penjudi yang sangat umum dan dapat terjadi kepada siapa saja. Teori ini di kemukakan berdasarkan kejadian nyata yang terjadi di casino monte carlo monaco dan biasa di sebut juga dengan nama monte carlo fallacy.

Pemikiran ini mendasari dan mempercayai bahwa hasil dari sebuah putaran rolet atau judi lain yang memiliki konsep sejenis seperti besar kecil pada judi dadu atau lempar koin sekalipun. Istilahnya dalam taruhan yang memiliki 2 kemungkinan ada kepercayaan yang keliru bahwa jika suatu hasil terjadi terus menerus dan berurutan maka hasil berikutnya di percaya akan berbalik. Pemikiran ini tentu sangat masuk akal dan dapat di cerna oleh siapa saja. Seperti layaknya taruhan judi rolet yang memilih taruhan red or black. Kalau hasilnya tidak red ya pasti black dan sebaliknya, namun jika red muncul lima kali berturut turut orang mulai berpikiran bahwa hasilnya pasti akan menjadi black karena sudah terlalu sering red sampai 5 kali. Atau dengan contoh lainnya jika anda melempar koin dan hasilnya 5 kali berturut turut hasilnya adalah angka maka ada keyakinan bahwa yang berikutnya sangat besar kemungkinan hasilnya adalah sisi gambar pada koin yang akan muncul. Itulah yang di sebut dengan pemikiran blunder atau keliru dan menghinggapi pikiran banyak penjudi.

Kita ambil contoh yang lebih ekstrim jika 5 kali di rasa terlalu sedikit maka bagaimana jika 10 kali, anda tentu akan memasang hasil berlawanan jika sebuah putaran rolet menunjukkan hasil yang sama selama 10 kali berturut turut, Tetapi pada putaran yang ke 11 ternyata hasilnya masih red dan anda yakin yang ke 12 bakalan berbalik menjadi black dan tetap saja yang ke 12 adalah red dan di posisi anda sudah kalah banyak uang karena keyakinan yang tidak berdasar itu. Hal itulah yang terjadi pada para penjudi di casino monte carlo kala itu dimana hasil putaran judi rolet di casino itu membuat rekor dengan 26 kali berturut turut menghasilkan black. Di atas putaran ke 10 orang orang mulai penasaran dan memasang red dan hasilnya tetap black, di putaran ke 20 orang yang memasang red sudah kehilangan hampir semua uangnya dan tidak percaya pada apa yang mereka lihat dan semua petaruh kelas kakap kalah semua dalam jumlah banyak di malam bersejarah itu karena berpikiran bahwa bola rolet akan jatuh ke red karena sudah terlalu sering ada di black.

Jika anda mencoba berhenti sesaat dan mencoba memikirkan kembali keyakinan yang anda miliki seperti ini maka sesunguhnya hal ini tidaklah sulit di pahami. Bahwa tidak peduli apapun hasil sebelumnya sebenarnya dan sesungguhnya hal itu tidak akan berpengaruh pada hasil selanjutnya. Pada saat dealer menggelindingkan bola rolet ke dalam piringan maka bola tersebut masih memiliki kemungkinan untuk jatuh di lobang red maupun black tidak peduli sudah berapa kali bola itu jatuh di lobang black sebelumnya. Bola ini benda mati dan tidak memiliki pikiran, oh saya sudah terlalu sering jatuh ke black, kali ini jatuh ke merah ya. Selama masih ada 18 lobang merah dan 18 lobang hitam maka bola tetap berpeluang untuk jatuh di salah satu dari 36 lobang tersebut.